Saturday, May 2, 2020

SEJARAH SINGKAT LPKS RINI

Memulai usaha yang bertumpu pada tujuan profit oriented pada tahun 1980, yaitu usaha dalam penerimaan jahitan bagi wanita dan anak. Tujuan semula adalah untuk sekedar menambah penghasilan ekonomi keluarga. Perlahan tapi pasti, itu yang dirasakan pada awal pendirian.
Maka melihat kondisi demikian yang ternyata usaha ini mempunyai kesempatan untuk berkembang lebih maju lagi, maka LPKS RINI berusaha untuk mengembangkan sayap lebih lebar lagi dengan tujuan meningkatkan profit bisnis maka pada tahun 1982, LPKS RINI memulai usaha konveksi dengan nama Konveksi EKA.  Akhirnya untuk tetap bisa bertahan hidup LPKS RINI tetap mempertahankan usaha menerima jahit pakaian wanita dan anak.
Pada tahun 1984 dimulailah kesempatan berbagai keterampilan itu dengan membuka kursus Menjahit dan Hantaran, yang ijinnya sendiri baru keluar pada tahun 1987, dan ternyata kursus ini banyak diminati. Peserta kursus yang mulai dari jumlah kecil kelompok ibu-ibu dan remaja putri di lingkungan sekitar, lama kelamaan merambah keluar daerah.
Walau jalannya LPKS RINI agak tersendat, LPKS RINI tetap bertahan hingga sekarang, bahkan LPKS RINI boleh berbangga karena telah mencetak ratusan tenaga terampil, dan bisa membantu pemerintah dalam peningkatan kualitas hidup yang mandiri. Atau bahkan LPKS RINI sendiri berusaha mendorong para siswa untuk bisa berkembang dan mempunyai usaha yang mandiri. Jadi monitoring dan pengarahan tetap dilaksanakan walau peserta didik telah selesai dalam mengikuti program belajar.
Masih ada beberapa Sentra Industri baik besar maupun kecil yang telah menjalin hubungan dengan LPKS RINI, misal Konveksi NIKITA yang berlokasi di Solobaru, Rumah Mode Sang Diva dan Modiste Keisha yang berlokasi di Yogyakarta, Konveksi GABELLA Yogyakarta, SLTP Pengudi Luhur Cawas Klaten, serta lembaga-lembaga lain.

No comments:

Post a Comment